🔫 Seolah Olah Kita Melihat Pantai Panjang Dengan Pasir Putih
PantaiSantolo mempunyai bentang pantai yang cukup panjang, dengan pasir putih yang halus. Seolah-olah curug ini menjadi batas kedua wilayah yang keadaannya sangat kontras. Setelah melewati perkebunan tersebut kita akan bertemu gapura yang sungguh indah sebagai pertanda bahwa kita sudah dekat dengan Pantai Cijeruk Indah. Sekitar 2 meter
Jepara kota kecil yang menyimpan berjuta potensi nan sangat layak untuk di kunjungi.Kekayaan alam yang melimpah merupakan surga tersembunyi yang dimiliki oleh Jepara. Di kota yang memiliki slogan " Jepara Memesona " ini para wisatawan bisa menikmati eksotisme gugusan pantai dengan pasir putih yang menghampar. Sebut saja Pantai Bandengan, Pantai Kartini, Pulau Panjang, Kepulauan
KematianDia seolah olah sudah diatur oleh penerusnya, barangkali saudaranya, Raja Kesiman yang memerintah dengan mencapai puncaknya tahun 1829-1863. Wisata Pantai Jimbaran di Kuta Selatan Badung Bali merupkan salah satu pantai pasir putih dengan pemandangan sunset yang begitu indah, saking indahnya setiap sore pantai ini ramai dikunjungi
Seolaholah kita melihat Seolah mendengar Seolah merasakan pantai panjang dengan pasir putih debur ombak pantai terdengar berirama udara sangat terasa segar. air jernih dengan buih-buih kecil bukit hijau menjadi latar pantai Rangkaian koral di laut Karimun Jawa berbagai bentuk dan beraneka warna.
Pasirputih yang dulunya terhampar putih, hilang entah kemana. Hamparan bebatuan tak berujung ini, tidak mengurangi keindahan alam yang disuguhkan di sana. "Selain melihat pantai yang berbatu kita bisa menikmati sungai di atas pantai ini. Sungainya jernih dan terdapat kayu yang menjadi jembatan yang bisa untuk menyeberang.
9ZRh7. Areaj_oneSeminyak, Indonesia22 kontribusiFeb 2020 • PasanganTempat ini terletak di sisi timur Bali. Tempatnya indah. Pantainya bersih. Ada tempat kemah. Tempat ini sangat cocok untuk keluarga, teman-teman ataupun pacar. Terakhir saya ke sana bersama rombongan, kemah. Tempatnya bagus di atas pada 10 Februari 2020Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap 2019 • SendiriLokasi menuju pantai melalui anak tangga yang lumayan banyak tapi begitu sampai dibawah pemandangan pantainya bagus banget, air hijau bening, pasir putih, ombaknya pada 25 Februari 2019Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap 2019 • Pasanganpantai yang tersembunyi. saya melakukan snorkling dengan karang yang bagus dan banyak ikan disana. dekat dengan objek wisata taman ujung dan candidasaDitulis pada 15 Januari 2019Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap Indonesia505 kontribusiDes 2017 • TemanWalau karangasem lebih populer dengan wisata gunung dan pura, tapi sebenarnya pantai di wilayah karangasem juga menarik untuk dikunjungi. Asumsi banyak orang jika pantai di karangasem itu pasir hitam efek dari debu vulkanik dan tentunya kalah pamor dengan pantai yang berada di nusa dua yang berpasir putih. Ternyata tak sepenuhnya benar. Sepulang dari tirta gangga. Kami mampir ke sebuah pantai yang disebut virgin beach, tapi nama lokalnya adalah pantai bias putih. Sebuah pantai indah pasir putih yang berada di teluk kecil. Bahkan ada sebuah pulau kecil yang mengundang untuk dikunjungi jika bisa renang. Pantai bersih, air jernih dan penduduk lokal yang jualan di sana pun sangat ramah. Harga pun sangat terjangkau. Mereka menyediakan makanan dan minuman, menyewakan beach bed dan alat snorkeling. Kami diberitahu jika tak jauh dari bibir pantai ada terumbu karang. Mengarah ke pulau kecil. Ternyata benar. Di perairan yang relatif dangkal itu kita pun bisa mengamati terumbu karang. Biodata laut seperti kepiting kecil pun mudah dijumpai. Pantai ini sungguh menawarkan potensi wisata tak terduga. Bahkan teman saya yang berasal dari Inggris sangat menyukai pantai ini dan merekomendasikan ke banyak pada 20 November 2018Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap KKarangasem, Indonesia13 kontribusiNov 2018 • Keluargapantai yang sangat bagus, suasana yang menarik bersih dan cocok untuk tempat akhir pekan bersama keluargaDitulis pada 3 November 2018Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap 2017Pulau Bali sangat luas dan di kelilingi oleh lautan. Karena hal ini pulau Bali memiliki banyak pantai, baik pantai pasir putih ataupun pantai dengan pasir hitam. Pantai pasir hitam tidak terlalu diminati oleh wisatawan karena sangat panas di siang pasir putih yang akan kami ceritakan di sini adalah pantai yang lokasinya dekat dengan kawasan wisata Candidasa. Selain itu, masyarakat lokal setempat menyebutnya dengan nama pantai Perasi Bali. Sedangkan wisatawan asing lebih mengenal pantai ini dengan sebutan White Sand Beach Bali atau lebih terkenal dengan sebutan Virgin Beach Karangasem Bali. Karena pantai Perasi Bali masih asri, tenang, sepi dan bersih, maka wisatawan asing menyebutnya dengan nama Virgin Beach pada 14 Juni 2018Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap Indonesia14 kontribusiMei 2018 • Keluargapantai bias putih dikenal dengan nama Virgin Beach. sudah ramai pengunjung. klo beli makanan di bawah mahalnya minta ampun. rasa juga ngga nikmat. tapi untuk pantainya indah sekali. boat terlihat bolak balik mengantar ke Gili. jarak dr pusat kota jauh sekali. dari tmpt parkir mobil ke pantainya lumayan melelahkan. krn hrs trn ke bWah dan kalo mau kembali ke parkiran lebih capek lagi krn mendakiDitulis pada 6 Mei 2018Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap 2017 • SendiriPantainya sangat indah dan tidak terlalu ramai, tempat yang tempat untuk yang tidak suka keramaian. Waktu yang ditempuh menuju pantai ini sekitar 2 jam dari Denpasar dan sekitar 1,5 jam dari karangasem. Untuk tempat parkir, agak jauh dari pantai, tapi bukan masalah,Ditulis pada 10 Maret 2018Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap IDenpasar, Indonesia52 kontribusiJan 2018 • TemanPertama kali kesini masih sepi tapi sekarang sudah ramai wisatawan. Tapi pantainya masih bagus. Kalian bisa berenang disini atau sekedar berjemur. Saat pagi sangat bagus menyaksikan pada 13 Februari 2018Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap NBekasi, Indonesia176 kontribusiMei 2017 • KeluargaLetaknya agak jauh dr denpasar sekotar 2jam perjalananMudah di cari karena banyak penunjuk arahTersedia area parkir yg luas. Dari area parkir menuju kepantai harus berjalan kaki tidak terlalu jauh akan tetapi kondisi jalan sangat buruk dan berbatu. Bisa juga menyewa ojek yg dikendarai masyarakat setempat daei parkiran menuju tersedia restaurant dan tempat bilas dengan harga yg terjangkauDitulis pada 25 September 2017Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap 1-10 dari 414 hasilAda informasi yang tidak lengkap atau tidak akurat?Beri saran perbaikan untuk menyempurnakan tampilan daftar ini
Pantai Pasir Panjang memiliki keunikan yakni pasir pantainya yang agak keras ketika diinjak Pepohonan yang berada di dekat lokasi Pantai Pasir Panjang membuat pantai ini terasa begitu asri Letaknya yang terpencil membuat pantai ini masih belum banyak terjamah wisatawan Paduan laut dan batu granit menjadi pemandangan yang indah di Pantai Pasir Panjang Pulau Langir yang berada di tengah laut bisa dilihat dari Pantai Pasir Panjang Salah satu karakteristik Pantai Pasir Panjang adalah ombaknya yang tenang Pantai Pasir Panjang menjadi satu-satunya pantai yang terdapat di kawasan Selat Nasik, Belitung Pemandangan hijaunya pulau di Desa Gual di sebelah kiri pantai juga bisa dinikmati dari pantai ini Bermain air di bibir pantai juga menjadi salah satu aktivitas menyenangkan di sini Pantai ini menjadi satu-satunya pantai yang terdapat di Selat Nasik. Satu yang unik ketika menginjakkan kaki di pantai ini adalah pasirnya yang bertekstur keras. Inilah Pantai Pasir Panjang, salah satu pantai terindah di Pulau Belitung. Untuk menuju pantai ini memang tidak mudah. Diperlukan perjuangan keras agar bisa menikmati keindahan yang ditawarkan pantai ini. Jalan yang berkelok-kelok dan penuh tantangan harus dilewati untuk bisa sampai ke pantai ini. Letaknya yang berada di balik hutan, kawasan Selat Nasik, menambah petualangan untuk sampai ke Pantai Pasir Panjang. Namun, perjalanan panjang dan melelahkan terbayar lunas begitu melihat pemandangan yang tersaji di Pantai Pasir Panjang. Hamparan pasir putih, bukit di sebelah kiri pantai, laut biru menjadi paduan indah yang bisa disaksikan di pantai ini. Keheningan suasana pantai juga sangat terasa di sini. Pantai ini sangat pas bagi wisatawan yang ingin mencari ketenangan karena Pantai Pasir Panjang memang belum banyak dijamah wisatawan. Berjalan-jalan di bibir pantai menjadi aktivitas yang menyenangkan di Pantai Pasir Panjang. Menghirup udara segar sambil sesekali bermain air di pinggir pantai juga bisa menjadi hal menyenangkan di pantai ini. Pemandangan Pulau Langir yang berada di tengah laut juga menjadi bagian terindah dari pantai ini. Pantai Pasir Panjang menjadi salah satu objek wisata yang bisa menjadi pilihan jika berkunjung ke Pulau Belitung. Masih belum banyaknya wisatawan yang berkunjung ke pantai ini menjadikan pantai ini terasa sangat menantang untuk dikunjungi. [Tauhid/IndonesiaKaya] Artikel Terkait
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Ekspedisi Kei adalah salah satu ekspedisi yang paling berkesan selama saya dinas ke luar kota. Bagi kamu yang emang pecinta pantai perawan, kamu bisa masukkan Kei jadi daftar kunjungan di bucket list-mu. Saya jamin gak nyesel! Saya bisa ngomong gitu karna saya sudah merasainya selama hampir seminggu. Hwaaa! puas banget!Jadi ekspedisi ini disponsori dari salah satu kementerian yang mau lihat nih kemajuan program yang mereka buat. Tapi asyiknya ikut proyek ekspedisi ini kita dilepas blas blas... mulai dari agenda sampai anggaran walaupun kreativitas dan pencarian narsum jadi tantangan banget buat saya yang punya tanggung jawab bikin konten yang menarik, harum semerbak dan juga banyak yang baca!Alhamdulillah saya jadi penanggung jawab project ini makanya saya bisa memilih KEI sebagai tempat tujuan sekaligus menyertakan diri saya sendiri untuk ikut perjalanan ini. Sebenernya dari atasan saya ogah-ogahan mengiyakan karna saya waktu itu sering ninggalin dia dinas dan juga abis dari Siau. Tapi berkat usaha persuasif, dia pun 'terpaksa' mengiyakan wkwkkww.... Alhasil, seperti sebelum-sebelumnya saya hubungi penanggung jawab di sana yang bisa mengantar saya menuju para narasumber di sana. Setelah perjanjian sudah smooth, saya langsung meeting praperjalanan ternyata daftar orang-orangnya asik-asik makin seneng deh. Salah satunya, lelaki yang pernah kerja sama juga dengan saya dan ternyata di lapangan nanti dia berubah menjadi orang yang sangat bisa diandalkan. Ambon Sebelum ke Kei, kami menginap dulu di Ambon dan bertemu penanggung jawab di sana. Selepas makan siang seafood ikan yang tampak tak biasa, saya menemuinya sambil ngopi. Tak disangka juga banyak tempat kekinian di Ambon, termasuk tempat ngopi. Kami bertemu dan saya menggali semua informasi dari dia yang keluar bak derasnya arus sungai. Apalagi seolah saya sendiri yang memahami isu. Tenaga saya habis meladeni, Alhamdulillah salah rekan saya bisa membantu mengimbangi. Karena di sesi ini saya bener-bener menghindari namanya freeze moment, menjaga arah pembicaraan tetap cair. Ini penting sebagai salah satu pendekatan interpersonal untuk mendapatkan informasi. Setelah dirasa cukup, kami bergerak ke sekitar yang ternyata di sekitarnya ada banyak seafood gerobakan dengan ikan segar poool! Wah! Diiringi gerimis kami santap berbagai udang dan ikan lagi hahhaa...Menuju Kei Dari Ambon kami menuju Bandara Karel Sadsuitubun yang merupakan salah satu pahlawan revolusi, korban G30S PKI nanti ada ceritanya, waktu tempuhnya sekitar 1 jam karena harus transit dulu di Tual yang awalnya kita mau eksplor tapi gak jadi karena lebih menarik Kei hahah. Sampai di Kei sudah ada sopir yang menjemput dan mengantar kami untuk segera mengejar Bupati yang lagi ada langsung bergegas menyiapkan segala peralatan karena cuma hari ini kami ketemu Bupati gegara dia mau ada touring. Saya dan seorang teman langsung gercep masuk seremoni itu dan tau-tau sudah dipersiapkan tempat duduk dan tetiba DIPANGGIL SAMA BUPATI BUAT MAJU KE PANGGUNG, ajegile apaan nih! Langsung syok tapi gak punya pilihan. Si Bupati dengan santainya memperkenalkan kami yang jauh-jauh dari Jakarta mau ke Kei untuk meliput. Duh jadi malu. Saya yakin waktu itu muka saya cengegesan aja, senyum-senyum gak jelas wkwkkww. Untung ga disuruh speech pas banget emang di sini emang lagi ada seremoni program kementerian tersebut makanya banyak perangkat desa. Langsung bleehhh.... hajar semua narasumber yang kembali lagi ternyata jauh dari kata tertinggal. Mereka rata-rata brilian dan visioner saya salut banget! Namun ada isu yang menarik di sini, bahwa semua kepala desa biasanya harus keturunan raja meski cuma ijazah SD. Padahal di aturan itu, kepala desa haruslah lulusan minimal SMA atau S1 saya lupa. 1 2 Lihat Trip Selengkapnya
seolah olah kita melihat pantai panjang dengan pasir putih