🐭 Ibu Membuat Adonan Kue Merupakan Contoh

Adonandasar kue kering. Siswaty Elfin Bachtiar @siswatyelfinbachtiar Depok. Kalau ingin praktis membuat kue kering, saya punya resep yang hanya dengan membuat adonan 1 resep saja, bisa jadi banyak jenis kue kering. Kita tinggal menambah beberapa bahan saja. Atau sama sekali tidak usah dirubah bahannya juga bisa. 1 Ibu membuat kue bolu kukus. Mula-mula Ibu mencampur terigu, mentega, telur, dan gula pasir. Campuran ini diaduk merata dengan pengaduk listrik sampai menjadi adonan. Setelah itu, adonan dibubuhi soda kue dan didiamkan beberapa saat sampai adonan mengembang. Kemudian, adonan dituangkan pada cetakan dan dikukus dengan panci kukus. Gilasadonan dari dalam ke luar. Lalu, gilas dari tengah ke arah Anda. Putar adonan 90 derajat dan gilas lagi seperti sebelumnya. Jika lengket, taburi adonan dan rolling pin dengan sedikit tepung dan segera gilas. Ukur adonan, diameter 27cm dan tebal 3mm. Ulenisampai adonan rata dan kalis. Bila doh dah suam boleh ajak anak join uli sekali macam dak Fydh ni ha. Auntie kids ni ada ajar say tentang cara buat play doh yang lembut. Oke langsung saja berikut bahan dan cara pembuatan mainan play doh. Minyak sayur ke dalamnya. Biasanya saya buat 2x untuk 2 warna berbeza. CaraMembuat Kue Nastar: Pertama, masukkan mentega, gula halus ke dalam wadah, aduk menggunakan mixer. Kemudian tambahkankuning telur dan aduk sampai merata. Kedua, masukkan tepung terigu dan aduk Kembali. Selanjutnya masukkan susu bubuk, tepung maizena, dan keju parut ke dalam adonan. Aduk lagi hingga kalis. Terakhirmixer sebentar saja untuk lebih meratakan adonan. Tuang adonan ke loyang yang sudah dioles margarin; Kukus dalam dandang yang sudah dipanaskan dan beruap, lapisi tutupnya dengan serbet/lap kering dan bersih, agar tetesan air dari uap tidak menetes ke adonan. Kukus hingga matang kurang lebih 30 menit. Cara membuat vla: Cakeemulsifier (sp / ovalette / tbm) cake emulsifier adalah bahan tambahan untuk mengembangkan dan menstabilkan adonan cake. Hasilnya, adonan akan lembut dan berpori halus. Kuning telur kaya lesitin yang merupakan emulsifier. Sedangkan untuk lemak adalah mentega atau margarin. Cake emulsifier adalah bahan yang umum ada di resep kue. Caramembuat kue rumahan tidak sesulit yang dibayangkan, loh. Jika semua bahan sudah kamu miliki, maka kamu hanya perlu mempraktikannya Tuangkan susu kental manis, buat adonan menjadi bulat-bulat seperti bola. Lelehkan cokelat batang. Lalu celupkan bola-bola biskuit regal ke dalamnya. 45 Model Potongan Rambut Pendek Wanita 2021 yang Buatadonan menjadi 5 hingga 6 bagian. Tuang pewarna makanan pada masing-masing adonan. Kukus adonan pertama pada cetakan kue lapis kira-kira selama 10 menit. Jika adonan sudah mengeras, tuang adonan selanjutnya dan kukus lagi hingga mengeras. Lakukan cara ini hingga semua adonan terkukus dengan baik hingga matang. Angkat kue lapis dan biarkan BY8kQ. Apakah Sedulur masih bingung apa bedanya antara baking soda, baking powder, serta soda kue? Untuk seorang pembuat kue yang pemula, kamu wajib tahu apa perbedaan dari bahan tersebut. Hal ini dikarenakan ketiganya merupakan bahan yang penting dan digunakan untuk membuat kue menjadi mengembang. Sebenarnya, baking soda dan soda kue itu sama. Sementara untuk baking powder, jelas berbeda dari segi komposisi maupun bahan yang digunakan untuk membuatnya. Meskipun cara kerjanya adalah untuk membuat karbondioksida sehingga kue akan menjadi terlihat lebih besar, namun ternyata setiap resep kue itu penggunaanya berbeda, lho. Simak detail lengkapnya berikut ini, ya. BACA JUGA 1 Sendok Teh Berapa Gram? Ini Cara Hitung Paling Mudah 1. Perbedaan soda kue dan baking powder terletak pada komposisinya Klik Dokter Perbedaan baking soda dan soda kue yang pertama adalah pada baking soda memiliki fungsi untuk mengembangkan adonan roti yang terbuat dari natrium karbonat sebesar 100 persen. Tak hanya itu, adanya kandungan sodium bikarbonat sebesar 100% juga akan bereaksi jika dicampur dengan bahan yang sifatnya asam karena sifatnya adalah basa. Kue akan menjadi mengembang dengan sempurna dan memiliki tekstur empuk karena adanya reaksi kimia asam dan basa tersebut. Lain dengan baking powder, bahan untuk membuatnya adalah natrium bikarbonat yang dicampur dengan cream of tartar. Dengan kombinasi dua bahan tersebut, baking powder akhirnya memiliki sifat agak asam yang terkandung di dalamnya. Maka dari itu, keduanya sama-sama berfungsi untuk mengembangkan kue dengan karbondioksida yang terlepas dan terciptanya gelembung-gelembung. Namun, kandungan dari keduanya yang menjadikan pembedanya. Dari segi warna dan bentuk, keduanya mungkin terlihat sama karena berupa butiran bubuk dan memiliki warna putih. Baking soda mempunyai kekuatan 3-4 kali lebih cepat pengembangnya daripada baking powder. Sehingga, adonan kue akan menjadi lebih mengembang karena reaksi karbon dioksida tersebut. 2. Reaksi kombinasi yang tepat Tempo Baking powder lebih cocok jika dicampurkan ke dalam adonan yang bahan asamnya sedikit. Contoh dari bahan asam adalah perasan air lemon, buttermilk, susu, sour cream, ataupun yogurt. Hal ini dikarenakan baking powder memiliki kandungan asam. Jika dicampurkan dengan bahan atau adonan yang rasa asamnya banyak atau tinggi, rasa yang diperoleh adalah menjadi getir. Lain halnya dengan soda kue. Jika dicampurkan pada adonan atau bahan yang sifatnya asam, maka baking soda akan bekerja secara maksimal. Hal ini dikarenakan baking soda memiliki sifat basa, yang mana jika bersentuhan atau bercampur dengan bahan yang bersifat asam maka akan bereaksi. Namun perlu diingat agar tidak menunda proses pemanggangan adonan ketika sudah dicampurkan oleh baking soda. Hal ini dikarenakan agar baking soda tidak kehilangan fungsinya dan karena reaksi yang dihasilkan cenderung sangat cepat. BACA JUGA Takaran Resep Per 100 Gram Lengkap, Sendok makan, Gelas & Cup 3. Fungsi dari baking soda dan soda kue, serta baking powder itu berbeda Jovee Setelah mengetahui apa bedanya baking powder dan soda kue dari komposisi dan reaksi, selanjutnya adalah dari segi fungsi. Tak hanya untuk mengembangkan kue, namun baking soda juga memiliki fungsi lain yaitu membuat kue hasilnya menjadi renyah. Untuk mendapatkan hasil yang kerenyahannya maksimal, sebaiknya baking powder dicampurkan ke dalam kue kering. Adonan yang sudah mengembang setelah dicampur dengan baking soda harus segera dipanggang atau dikukus. Hal itu dikarenakan adanya proses pengembangan adonan yang terjadi terhadap kue yang sudah dicampur. Kue atau roti akan gagal dalam mengembang dan menjadi bantat apabila dibiarkan terlalu lama dan menunda proses baking-nya. Untuk baking powder, reaksinya akan berbeda dari baking soda. Jika baking powder dan adonan kue sudah dicampurkan, maka akan tetap aman jika tidak langsung dikukus atau dipanggang. Hal ini dikarenakan adanya double acting pada baking powder. Ada dua tahap yang terjadi dalam proses pengembangan adonan. Yang pertama adalah pembuatan adonan, sedangkan selanjutnya adalah proses pemanasan yaitu dikukus ataupun dipanggang. 4. Soda kue dan baking powder bisa kedaluwarsa Sajian Sedap Setelah mengetahui apa itu soda kue serta bagaimana fungsinya, ternyata mereka juga bisa kedaluwarsa, lho. Jika Sedulur hendak membuat kue, sebaiknya cek dulu kedua bahan ini apakah sudah kadaluarsa ataupun belum. Cara menguji efektivitasnya bisa dengan cara sebagai berikut a. Pengujian pada baking powder Tuangkan 3 sendok makan air yang hangat di dalam mangkuk kecil yang sudah dipersiapkan. Kemudian, tambahkan setengah sendok teh baking powder dan aduk hingga merata. Jika bubuknya masih segar, reaksi yang akan dihasilkan akan mengeluarkan desis seperti soda. Sebaliknya, jika tidak ditemukan reaksi apapun maka ada indikasi produk mengalami expired. b. Pengujian baking soda Tuangkan cuka putih sebanyak 3 sendok makan ke dalam mangkuk yang sudah disiapkan. Jika soda masih segar, maka campuran akan menggelembung dengan cepat. Sebaliknya, jika tidak bereaksi, segera membeli baking soda baru untuk hasil akhir yang bagus dan mumpung harga soda kue juga relatif terjangkau, ya. BACA JUGA Pakai 5 Produk Tepung Protein Tinggi Ini untuk Bakery dan Pastry 5. Pengaplikasian Fibercreme Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa baking soda lebih cocok untuk dicampurkan dengan bahan yang bersifat asam seperti perasan lemon atau cuka. Juga ketika adonan yang sudah dicampur dengan soda kue, harus segera dipanaskan. Hal ini dilakukan untuk menghindari tekstur kue yang nantinya akan bantat dan kempes. Sebaliknya, untuk baking powder yang sudah memiliki rasa dan kandungan yang asam, maka bahan ini pengaplikasiannya bisa ditambahkan dengan air sedikit. Jangan pernah mencampurkan baking powder dengan bahan yang bersifat asam karena kandungannya menjadi tidak lagi aktif. 6. Hasil yang diperoleh Liputan6 Hasil yang akan diperoleh dari adonan kue yang dicampurkan baking powder akan menjadi renyah. Baking powder sering digunakan sebagai salah satu campuran untuk membuat kue kering. Sedangkan pada baking soda atau soda kue sering digunakan untuk membuat adonan kue yang hasilnya adalah kue basah. Contoh resep kue yang menggunakan baking soda adalah wafel, kue cubit, bolu, ataupun martabak manis. Itu dia beberapa perbedaan dari soda kue, baking soda, dan baking powder. Setelah mengetahui perbedaannya, Sedulur tidak akan salah lagi saat akan membelinya, bukan? Namun perlu diingat, jangan menggunakan kedua bahan tersebut terlalu banyak karena bisa membuat kue menjadi pahit. Nah, selain menyediakan soda kue, Sedulur juga perlu menyetok kebutuhan memasak maupun kebutuhan dapur lain, seperti tepung terigu, tepung bumbu, dan minyak goreng di rumah. Agar mendapatkan harga grosir yang lebih murah, Sedulur bisa berbelanja melalui Aplikasi Super. Lebih dari itu, Sedulur juga bisa mendapatkan berbagai diskon menarik, cashback, dan tentunya gratis ongkir tanpa minimal pembelian dalam setiap transaksi. Tidak percaya? Buktikan saja sendiri. Download Aplikasi Super di PlayStore sekarang juga! Banyak sekali makanan enak di dunia ini yang berbahan dasar tepung yang dihasilkan dari adonan dengan tekstur cair maupun padat. Perbedaan cara pembuatannya akan menghasilkan beragam jenis makanan yang berbeda masih anak-anak, banyak diantara kita yang memiliki pengalaman membantu ibu membuat kue di dapur. Mulai dari membantu menuangkan tepung, menggiling adonan, hingga bantu merepotkan ibu. Dari semua pengalaman di dapur, biasanya momen terbaik dari membantu ibu adalah saat kita bisa mencicipi kue buatan membuat kue bersama ibu, kita pasti mendapat pengetahuan bahwa bahan dasar dari kue adalah tepung dan air. Kedua bahan tersebut diaduk merata dan di tambahkan bahan-bahan lain agar menjadi adonan yang sesuai tahukah kamu tahu bahwa adonan berbahan dasar cair dan padat bisa diaplikasikan ke berbagai jenis makanan? Di artikel ini kamu bisa mengetahui perbedaan macam-macam adonan dan pengaplikasiannya. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!Adonan Cair / BatterAdonan cair adalah adonan yang terbuat dari campuran telur, tepung, susu, dan air. Adonan ini memiliki karakter yang cair dan lebih tipis. Tingkat kekentalan adonan ini dapat disesuaikan dengan kegunaannya. Pembuatan adonan cair lebih mudah dibandingkan dengan adonan padat yang mengharuskan adonan dibuat sampai kalis. Adonan cair dapat digunakan untuk membuat1. Adonan BoluMemiliki tekstur dan yang lembut dengan rasa yang lezat membuat bolu digemari oleh semua kalangan. Bahkan, bolu menjadi kue andalan saat acara bolu terbuat dari tepung, gula, dan telur. Saat membuat adonan bolu Fomacers harus memperhatikan proses pengadukan adonan. Proses pengadukan adonan harus menggunakan mixer dengan kecepatan tinggi. Hal ini bertujuan agar adonan dapat mengembang dan lebih Adonan WaffleTidak ada yang dapat menolak keberadaan waffle saat disajikan sebagai makanan penutup. Disajikan bersama topping saus coklat, es krim, dan potongan buah dapat menambah kenikmatan waffle. Membuat waffle ternyata mudah sekali, loh. Sama seperti membuat adonan lain, kamu hanya perlu mencampurkan bahan-bahan dan diaduk hingga merata. Jika adonan sudah rata, tuangkan adonan pada mesin waffle dan tunggu hingga adonan Adonan BakwanBakwan merupakan jajanan yang memiliki sebutan berbeda di setiap daerah. Walaupun memiliki banyak sebutan, semua orang yang membuatnya menggunakan bahan dasar yang tepung terigu, sayuran, telur, dan air. bahan-bahan tersebut diaduk hingga merata. Setelah dirasa cukup merata, adonan bakwan sudah dapat dimasak menggunakan minyak Padat / DoughAdonan padat sebagian besar terbuat dari tepung dengan campuran air atau susu. Bahan-bahan tersebut diaduk menggunakan spiral mixer. Membuat adonan padat tidak mudah, saat mengaduk adonan kalian harus mengistirahatkan adonan agar tidak matang sebelum digunakan. Adonan padat yang terbaik adalah ketika adonan menjadi kalis tidak lengket.Namun, adonan padat dapat dikategorikan lagi sesuai dengan menu yang akan kamu buat, seperti 1. PastaSiapa yang suka makan pasta? Ternyata adonan pasta tidak difermentasikan seperti adonan roti. Adonan pasta terbuat dari tepung, telur, air, dan minyak. Uleni adonan hingga cukup keras dan gunakan tepung tambahan agar tidak lengket. Keunggulan adonan pasta adalah digunakan dalam bentuk segar maupun CroissantAdonan ini membutuhkan kerja keras saat pembuatannya. Adonan croissant terbuat dari lapisan-lapisan adonan yang disatukan. Setiap lapisan akan dilumuri oleh mentega. Sebelum itu, pembuatan adonan croissant membutuh ragi. Ragi digunakan bertujuan agar saat proses pembakaran akan lapisan akan RotiAdonan roti merupakan adonan padat yang paling banyak dikenal. Membuat adonan roti membutuhkan tepung, air, dan ragi. Lalu, ketiga bahan tersebut diaduk sampai menjadi kalis atau tidak lengket. Kamu harus ingat, saat membuat adonan roti harus mengistirahatkan adonan untuk menurunkan suhu agar adonan tidak menjadi matang dan sulit untuk suhu adonan dirasa sudah normal, langkah selanjutnya bisa membagi adonan. Proses pembagian dapat menggunakan mesin DDR-MP50-1 agar menghasilkan adonan dengan berat yang sama besar. Mesin DDR-MP50-1 memiliki 6 ukuran sehingga kamu dapat menyesuaikan dengan pembuatan roti belum selesai ya Fomacers, selanjutnya kalian harus proofing adonan terlebih dahulu untuk mencegah roti bantat. Nah, setelah proses proofing kalian dapat memanggang membaca tipe-tipe adonan diatas, kira-kira dengan bahan dasar cair dan padat kita bisa membuat apalagi ya? Oh iya! Kamu tidak boleh sampai keliru fungsi pengaduk mixer karena pengaduk mixer memiliki fungsi yang berbeda-beda. Setelah proses pengemasan, jangan lupa menuliskan tanggal kedaluwarsa dari produk yang kamu Unduh PDF Unduh PDF Setiap kue kering memiliki resep yang berbeda, namun terdapat bahan-bahan dan langkah yang sama dalam beberapa resep dalam membuat adonan kue kering. Adonan kue kering pada umumnya dapat disimpan di dalam kulkas selama satu minggu setelah Anda membuatnya. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara membuat adonan kue kering, dan melihat contoh adonan kue kering yang populer, teruskan membaca. Bahan-bahan Adonan yang cukup untuk 30 kue kering 1 gelas dan 2 sendok makan 280 ml tepung terigu serba guna 0,5 sendok teh 2,5 ml baking soda 0,5 sendok teh 2,5 ml garam 1 gelas 250 ml mentega, atau 1 batang, lunakkan 6 sendok makan 90 ml gula pasir 6 sendok makan 90 ml gula tebu 0,5 sendok teh 2,5 ml ekstrak vanila 1 butir telur ukuran besar 1 gelas 250 ml chocolate chip Adonan yang cukup untuk 3 hingga 4 lusin kue kering 1 gelas 250 ml mentega tawar, atau 2 batang, lunakkan 1 gelas 250 ml gula pasir 1 telur berukurang besar 1 sendok makan 15 ml ekstrak vanila 1 sendok teh 5 ml garam 2,5 gelas 625 ml tepung terigu serba guna Membuat 2 gelas 500 ml adonan kue kering 0,5 gelas 125 ml mentega, lunakkan 6 sendok makan 90 ml gula tebu 1 gelas 250 ml tepung terigu serba guna 0,75 sendok teh 1,25 ml garam 2 sendok teh 10 ml ekstrak vanila 1 gelas 250 ml chocolate chip Air secukupnya 1 Periksa kembali bahan-bahannya. Setiap resep adonan kue kering sedikit berbeda, sehingga Anda harus memeriksa kembali resep-resepnya sebelum melanjutkan. Resep adonan kue kering memiliki bahan dasar yang sama dengan takaran yang beragam. Gunakan petunjuk ini untuk menyiapkan adonan kue kering jika Anda memiliki daftar bahannya namun tidak tahu langkah-langkahnya. Kebanyakan resep adonan kue kering menggunakan jenis mentega, gula, telur, dan tepung terigu yang sama. Garam dan baking powder tidak selalu digunakan namun memang muncul di banyak resep adonan kue kering. Mentega adalah bahan yang paling sering digunakan, namun mentega putih juga digunakan kadang-kadang. Mentega membuat kue kering yang lebih tipis dan garing, sedangkan mentega putih menciptakan kue yang lembut seperti bolu. Ekstrak vanila juga sering muncul di banyak resep adonan kue kering. Perlu diingat bahwa adonan kue yang boleh langsung dimakan tidak mengandung telur. 2 Lunakkan menteganya. Untuk hasil terbaik, potong mentega padat menjadi beberapa bagian dan diamkan pada suhu ruangan selama 30 menit. Menteganya akan menjadi cukup lembut untuk meninggalkan sidik jadi Anda. Namun, jangan sampai menteganya meleleh. Mentega dan margarin yang telah dilunakkan lebih mudah tercampur dengan bahan-bahan lain dibandingkan mentega yang masih padat. Jika Anda buru-buru, Anda dapat memasukkan mentega padat tersebut ke dalam microwave selama 10 detik hingga melunak. Jika Anda menggunakan margarin untuk menggantikan mentega, pastikan margarin tersebut mengandung minimal 80 persen minyak sayuran. 3 Aduk mentega dan mentega putih bersamaan. Jika resep Anda menggunakan mentega dan mentega putih, Anda harus mengaduknya bersamaan menggunakan mixer elektrik sampai halus. Bahkan jika resep Anda hanya terdiri dari salah satunya, Anda masih dianjurkan untuk mengaduk menteganya dengan mixer elektrik sampai halus. Dengan melakukan ini, Anda menghilangkan gumpalan-gumpalan agar menteganya dapat tercampur dengan adonan secara efektif. 4 Tambahkan gula, baking soda, dan garam. Gunakan mixer elektrik untuk mengaduk gula, garam, dan baking powder atau baking soda. Bahan-bahan ini harus tercampur rata dengan mentega. Aduk hingga warnanya cerah. Proses ini membuat rongga udara di dalam adonan, yang membuat kue lebih ringan. Jangan mengaduknya terlalu lama, terutama dalam tahap ini. 5 Tambahkan telur dan ekstrak vanila. Gunakan mixer elektrik untuk mengaduk telurnya satu demi satu dalam kecepatan sedang. Tambahkan ekstrak vanila sedikit demi sedikit atau langsung seluruhnya. Aduk hingga rata. Cobalah untuk mendiamkan telurnya pada suhu ruangan selama 30 menit sebelum digunakan. Hal ini membuat telurnya lebih mudah membuat udara di dalam adonan, yang membuat kue lebih ringan. 6 Tambahkan tepung terigu perlahan-lahan. Gunakan mixer elektrik untuk mengaduk tepung terigu yang ditambahkan perlahan-lahan ke dalam adonan. Ketika mixer Anda mulai kesulitan mengaduknya, gunakan sendok kayu untuk mengaduk sisa tepung terigu ke dalam adonan. Mixer yang kokoh biasanya tidak merasakan kesulitan dalam mengaduknya, sehingga jika Anda memiliki mixer itu Anda tidak perlu mengaduknya sendiri. Namun, mixer tangan biasanya kurang kuat untuk melakukan pengocokan, dan harus diganti dengan sendok kayu untuk mencegah kerusakan. Chocolate chip, kacang, atau bahan-bahan sejenisnya sebaiknya dimasukkan setelah tepung terigu. 7 Simpan atau panggang sesuai Petunjuk. Petunjuk penyimpanan dan memanggang untuk tiap adonan biasanya berbeda, sehingga Anda sebaiknya mencari petunjuk yang sesuai dengan resep Anda. Biasanya, Anda dapat membungkus adonan Anda rapat-rapat dengan bungkus plastik dan menyimpannya di dalam kulkas selama satu minggu. Resep kue pada umumnya menganjurkan untuk memanggang pada suhu 180 derajat Celcius selama 8 hingga 15 menit. Iklan 1 Campurkan mentega, gula, dan ekstrak vanila. Aduk mentega, gula pasir, gula tebu, dan ekstrak vanila di dalam wadah besar menggunakan mixer elektrik. Menteganya harus dilunakkan terlebih dahulu sebelum Anda mencampurnya dengan bahan-bahan yang lain. Untuk adonan yang lebih ringan, aduk menteganya terlebih dahulu hingga mengembang sebelum mencampurnya dengan gula dan ekstrak vanila. 2 Masukkan telur. Tambahkan telur ke dalam adonan mentega lalu aduk dengan mixer elektrik dengan kecepatan sedang. Aduk hingga telurnya rata dengan adonan. Jika Anda ingin mmenggandakan takaran resepnya, tambahkan telurnya satu persatu dan aduk sampai rata sebelum memasukkan telur berikutnya. 3 Campurkan tepung terigu, baking soda, dan garam bersama. Di dalam wadah kecil yang terpisah, aduk tepung terigu, baking soda, dan garam hingga tercampur merata. Mencampur bahan-bahan yang kering secara terpisah memastikan bahan-bahan tersebut akan merata setelah dimasukkan ke dalam adonan yang basah. 4 Campurkan bahan-bahan kering tersebut ke dalam adonan mentega. Gunakan mixer elektrik untuk mengaduknya hingga rata. Jika mixer elektrik Anda macet, aduk sisanya menggunakan tangan. 5Masukkan chocolate chip. Gunakan sendok atau spatula untuk mencampur chocolate chip ke dalam adonan hingga rata. 6 Bungkus adonanya dengan kertas lilin. Jika Anda berencana untuk menyimpan adonannya untuk digunakan nanti, bungkus dengan kertas lilin atau plastik terlebih dahulu. Pastikan tidak ada bagian adonan yang terkena udara. Pertimbangkanlah untuk membungkus ganda adonannya. Bungkus dengan kertas lilin terlebih dahulu, lalu bungkus kembali dengan plastik. Untuk memudahkan Anda memproses adonannya nanti, bagi menjadi dua bagian sebelum membungkusnya. 7Bekukan atau simpan adonannya di dalam kulkas. Adonan dapat bertahan hingga seminggu jika disimpan di dalam kulkas. Jika diletakkan dalam lemari pembeku, dapat bertahan hingga delapan minggu. 8 Panggang jika ingin. Panggang dalam suhu 190 derajat Celsius selama 8 hingga 11 menit. Lunakkan hingga bersuhu ruangan untuk hasil yang terbaik. Letakkan adonannya satu persatu sendok makan 15 ml pada kertas roti yang telah diolesi mentega, sisakan jarak 5 cm setiap kue. Panggang pada oven yang telah dipanaskan hingga coklat keemasan. Dinginkan selama 2 menit sebelum diangkat dari loyang. Iklan 1 Aduk mentega dan gula bersama-sama. Aduk mentega dan gula di dalam wadah besar menggunakan mixer elektrik pada kecepatan tinggi hingga mengembang. Aduk selama sekitar lima menit. Pastikan menteganya dilunakkan dahulu sebelum diaduk dengan gula. Untuk resep ini, menteganya tidak harus dikocok terlebih dahulu. Untuk resep ini, mixer elektrik dengan pengaduk pedal akan bekerja dengan baik. Namun,, Anda juga dapat menggunakan mixer dengan pengaduk biasa. 2 Tambahkan telur, vanila, dan garam. Tambahkan bahan-bahan tersebut ke dalam adonan mentega dan aduk dengan mixer elektrik Anda hingga tercampur rata. Jika Anda menggandakan porsi resepnya, tambahkan telurnya satu persatu lalu aduk rata setiap setelah penambahan. Gunakan kecepatan sedang pada mixer ketika menambahkan bahan-bahan ini. 3 Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit. Bagi tepung terigunya menjadi dua atau lebih bagian, lalu aduk merata dengan adonan basahnya. Gunakan kecepatan rendah pada mixer untuk menghindari tepung terigu berhamburan. Aduk hanya hingga tepungnya telah merata. Jangan mengaduknya terlalu lama. Jika mixer Anda mulai melambat dan kesulitan, aduk sisa tepungnya menggunakan sendok pengaduk. 4 Bagi adonannya menjadi dua hingga empat bagian. Setiap bagian harus memiliki ukuran yang sama dengan yang lain. Empat bagian memudahkan Anda untuk memprosesnya, namun membaginya menjadi dua bagian bukanlah masalah yang berarti. 5 Bungkus adonannya dengan plastik. Bungkus setiap bagian adonannya dengan plastik. Pipihkan terlebih dahulu sebelum Anda membungkus sepenuhnya. Setiap bagian harus dibungkus secara terpisah. Pastikan tidak ada udara yang dapat menyentuh bagian adonannya. Jika perlu, bungkus ganda adonannya. 6 Letakkan di kulkas atau bekukan. Adonan akan bertahan selama seminggu jika diletakkan dalam kulkas. Jika Anda ingin adonan Anda bertahan empat minggu, Anda harus membekukannya. Perlu diingat bahwa meskipun Anda ingin langsung memanggangnya, adonannya harus diletakkan dalam kulkas paling tidak selama dua jam sebelum memanggangnya. 7 Panggang jika ingin. Panggang kuenya di dalam oven yang telah dipanaskan 180 derajat Celsius selama delapan hingga 10 menit hingga berwarna keemasan. Jika menggunakan adonan yang beku, tunggu hingga suhu adonannya menjadi suhu kulkas. Pipihkan adonannya pada permukaan yang telah ditepungi hingga setebal kira-kira 1,25 cm. Potong menjadi bentuk-bentuk yang Anda inginkan lalu letakkan pada kertas roti yang telah diolesi mentega untuk dipanggang. Iklan 1 Aduk mentega dan gula bersamaan. Gunakan mixer elektrik untuk mengaduk mentega dan gula pada kecepatan sedang. Aduk hingga rata dan mengembang. Pastikan Anda menggunakan mentega lunak dan bersuhu ruangan. Aduk bahan-bahannya di dalam wadah berukuran sedang. 2 Tambahkan tepung terigu, garam, dan vanila. Masukkan bahan-bahan tersebut ke dalam adonan mentega lalu aduk menggunakan spatula hingga tercampur rata. Tambahkan vanila dan garam secukupnya. Karena tidak ada telur dalam resep ini, Anda dapat menambahkan dua bahan ini sedikit-sedikit dan mencicipi setelah penambahan hingga mendapatkan rasa yang Anda inginkan. 3 Masukkan chocolate chip. Tambahkan chocolate chip ke dalam adonan lalu aduk menggunakan sudip hingga merata. Pada langkah ini, adonannya akan sedikit mengeras. 4 Perlahan-lahan tambahkan air ke dalam adonan. Tambahkan air dingin ke dalam adonan satu per satu sendok makan, aduk setelah setiap penambahan. Terus tambahkan air hingga adonannya mencapai kelembutan normal. Jika Anda berencana menambahkan adonan ini ke dalam es krim atau makanan penutup, gunakan air yang sedikit untuk adonan yang lebih padat. Untuk adonan yang dapat Anda nikmati menggunakan sendok, tambahkan lebih banyak air. 5 Nikmati sekarang atau simpan untuk nanti. Karena adonan ini tidak mengandung telur, Anda dapat menikmatinya mentah-mentah dan paling baik dihidangkan segera. Untuk menyimpan adonannya, letakkan di dalam wadah kaca atau plastik yang tertutup dan simpan di dalam kulkas hingga 1 minggu. 6Selesai. Iklan Meskipun adonan kue kering tanpa telur chocolate chip yang dapat langsung dimakan adalah yang terpopuler, banyak variasi adonan kue kering tanpa telur lainnya sebanyak adonan kue lainnya. Cobalah membuat adonan kue kering manis atau adonan lain yang dapat langsung dimakan, atau cobalah mencari versi tanpa telur dari resep kue kering favorit Anda di internet. Iklan Hal yang Anda Butuhkan Pisau dapur Wadah untuk mengaduk Mixer elektrik Spatula Sendok kayu Plastik pembungkus Kertas roti Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?

ibu membuat adonan kue merupakan contoh